curahan hati seoran ibu

curahan hati seorang ibu


“Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada ke dua orang ibu bapaknya : ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah… (Q.S. Lukman (31):14)

Ayat ini saya baca bolak balik sejak ada teman saya yang ngepost di IG dan saya tengok ke Qur’an terjemahan yang artinya demikian, dan sudah beberapa tahun silam, namun baru benar – benar saya resapi , ketika kini saya mengalaminya sendiri. Tidak peduli bahwa saya sebwlumnya adalah seorang aktifis yang suka mondar mandir dari Daerah satu ke Daerah lainnya, dan Hamil memang membawa banyak perubahan pada kondisi fisik seoranga wanita . Begitupun juga kondisi hormon dan juga mood seorang wanita yang mengalami naik turun , dan itu sebuah keniscayaan.

Seorang ibu yang mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah . Disini saya menyimpulkan maksud dari keterangan ayat diatas yakni : perut yang mulai membesar, beban yang makin berat , menciptakan rasa lelah dan pegal seluruh tubuh, lalu berakhir dengan kesulitan menemukan posisi tidur yang nyaman. Kemudian mulai susah mengatur nafas (sesak) .

Memasuki usia kehamilan 8 bulan , kontraksi palsu mulai sering muncul. Bangun tidur perut kencang, jalan kaki , perut kencang, sedang makan, perut kencang, nahan pipis, perut kencang, terlentang sebentar perut kencang nafas engap, sampai kadang gak ngapa – ngapain, perut bisa kencang!!
Belum lagi Extremitas ( tangan dan kaki) yang mendadak jadi kaku dan nyeri, karena adanya proses hemodilusi, yang semuanya hampir muncul dalam waktu bersamaan.membuat diri ini merasa lemah dan selalu ingin dimanja. Wkwkwk

Semua ini bukan kalimat ratapan (sambat) atau saya merasa tertindas akan terjadinya hal demikian yang kemudian menjadi tanda hilangnya rasa syukur. Bukan !!!!
Saya sangat bersyukur diberi nikmat dan Rizki hamil. Sehingga saya mampu meraba dan merasakan apa yang sudah dirasakan oleh sosok ibu saya tempo itu, betapa dramanya ketika saya maaih berada dalam kandungan beliau yang hampir 1 tahun setengah, dimana saya lahir dengan berat badan yang jauh dari bayik lainnya 4.8 kg dan ibu saya tidak mengalami cesar. Betapa harunya saya dan berbangga dilahirkan dari seorang ibu yang kuat dan tabah meski dalam keadaan lemah saat itu.

Saya hanya ingin menyimpulkan , bahwa sering kali kita bisa menghargai suatu kondisi ketika kita bersinggungan dengannya, atau justru ketika kita sendirilah yang mengalaminya.

Terimakasih untuk ibu saya yang selalu menjadi inspirasi dan selalu memahami saya sampai saat ini, dan tak lupa terimakasih untuk bapak yang selalu mengingatkan saya untuk selalu menumpuhkan harapan kepadaNYA.
Dan terimakasih untukmu (suamiku) , Thank for you not letting me go through this pregnancy alone, even though you are so fay away ~ 😘 Anam Pejabat


Berikan Komentar Anda

Terhubunglah dengan kami, tulis komentar anda di bawah, atau anda dapat mengirim whatsapp kepadi kami, kami akan senang sekali mengenal anda.